Jenis Sepatu Gunung

Jenis Sepatu Gunung www.wisatagununggenter.com

Memilih sepatu gunung itu perlu pengetahuan ekstra. Karena saat ini ada ratusan produk sepatu gunung yang menawarkan model dan fitur yang menjanjikan. Kamu harus mempertimbangkan berbagai aspek untuk memilih sepatu gunung yang cocok. Misalnya, model sepatu gunung, bahan sepatu, insole-outsole, fitur khusus, seperti : quick-dry, water proof, hingga safety.

Semua pertimbangan itu nanti juga menyesuaikan dengan medan pendkaian & beban bawaan yang kamu bawa. Untuk medan pendakian ringan dengan kontur tanah kering, kamu bisa memakai trail-runing shoes atau low-cut hiking boots. Sedangkan untuk medan pendakian bersalju dengan barang bawaan banyak, kamu dapat memakai mountaineering boots lengkap dengan crampon. Pemilihan jenis sepatu gunung yang sesuai itu sangat penting. Dengan pilihan yang tepat, kamu akan mendapatkan keamanan dan kenyamanan ekstra selama perjalanan.

Pada artikel ini, kami akan membagikan 5 jenis sepatu gunung berdasarkan model dan fungsinya. Dengan pengetahuan ini, kamu dapat memilih sepatu gunung yang cocok dengan kegiatan alam bebas yang kamu tekuni. Berikut 5 jenis sepatu gunung berdasarkan fungsi dan modelnya.

1.Trail-running shoes

Jenis sepatu gunung pertama yang akan kami bahas adalah trail-running shoes. Trail-running shoes adalah jenis sepatu low-cut yang memiliki bobot ringan dengan alas sepatu yang kuat. Sepatu ini cocok untuk melintasi medan tanah kering, perbukitan dan tebing berbatu.

Trail-running shoes sebenarnya didesain khusus untuk aktivitas lari lintas alam (cross country). Akan tetapi, saat ini banyak pendaki yang menyukai jenis sepatu gunung ini. Terutama pendaki tek-tok. Hal ini dikarenakan, sepatu trail-running dapat membuat pendaki bergerak lebih cepat di medan perkebunan, hutan, sabana dan area bebatuan. Kebanyakan trail-running shoes terbuat dari bahan jaring dan foam yang ringan. Makanya, sepatu ini sangat ringan sekali. Bobot yang ringan dan insole yang empuk membuat pendaki dapat bergerak lebih gesit dari pada memaki sepatu lainnya.

Trail-running shoes cocok untuk pendakian di musim kemarau dengan waktu tempuh yang relatif singkat. Dan tentunya, barang bawaan yang relatif ringan (di bawah 12 kg). Misalnya, pendakian 2 hari 1 malam, pendakian ultralight hiking & pendakian tek tok. Kekurangan sepatu gunung jenis trail running shoes adalah alas sepatu relatif mudah terkikis & badan sepatu mudah sobek. Jadi, secara berkala kamu perlu melakukan reparasi sepatu. Tapi, untuk frekuensi pendakian yang jarang, sepatu ini lumayan awet, mungkin 3-5 tahun baru ganti.

2. Low-cut hiking shoes

Jenis sepatu gunung selanjutnya adalah low-cut hiking shoes. Sepatu gunung jenis ini memiliki konstruksi sepatu yang lebih kokoh dan lebih tebal dibandingkan dengan trail-running shoes. Karena sepatu gunung jenis ini didesain untuk menghadapi berbagai cuaca. Jadi, kamu tidak perlu khawatir saat mendaki di musim kemarau maupun musim hujan.

Low-cut hiking shoes cocok untuk pendakian gunung di Indonesia yang memiliki jalur yang landai. Kamu dapat menggunakans sepatu gunung ini di musim kemarau maupun musim hujan. Untuk berat sepatu, sedikit lebih berat dari pada trail-running shoes. Tapi, dari segi ketahanan outsale dan konstruksi sepatu, low-cut hiking shoes jauh lebih kuat.

3. Mid-cut hiking boots

Mid-cut hiking boots sudah termasuk dalam golongan hiking boots. Jenis sepatu gunung ini memiliki konstruksi  yang lebih tinggi. Jadi, leher sepatu dapat menutupi mata kaki. Sepatu ini merupakan salah satu rekomendasi untuk jalur pendakian gunung yang terjal. Terlebih untuk jalur pendakian di gunung berapi yang memiliki ketinggian lebih dari 3000 mdpl.

4. High-cut hiking boots

Sepatu ini merupakan pengembangan dari mid-cut hiking boots. Perbedaan keduanya hanya terletak pada ketinggian leher sepatu. Di mana, high-cut hiking boots ini memiliki tinggi sampai di tulang betis. Sepatu ini memberikan perlindungan paling maksimal dari pada sepatu sebelumnya.

5. Mountaineering boots

Jenis sepatu ini dipakai untuk pendakian di medan semi- bersalju dan bersalju penuh. Bentuk sepatu gunung mountaineering boots cenderung tinggi, kaku dan tertutup. Serta didesain agar bisa digunakan bersama crampon (cakar salju). Dengan demikian, kamu dapat berjalan di medan bersalju tanpa takut tergelincir.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *